Farhatul Asyirah, satu nama yang sengaja ku berikan sebagai do'a kelak ia akan menjadi seorang yang selalu senang dan menyenangkan bagi para keluarga. Actually my reason is, Si bungsu yang sempat lahir dari rahim ibuku tercinta dengan keadaan yang luar biasa menegangkan. mulai dari posisi sumsang alias kaki yang mendahului keluar, hingga keadaan ibu tercinta yang harus melahirkan di rumah. Seiring dengan berjalannya waktu, si bungsu tumbuh sebagai anak yang selalu senang dan menyenangkan bagiku. ia hanya cukup menggemaskan bukan menjengkelkan. hingga memasuki usia 16 tahun ini, puberitas pun mulai menghiasinya. Allah Maha Mengetahui ia adalah adik kesayanganku. tidak semua hal yang ia rasakan dapat disampaikannya padaku namun diri berharap ia tidak pernah tersiksa bahkan tersakiti oleh sikapku. Harapan do'a semoga si Bungsu tetap Istiqomah di jalan-Nya dan selalu dalam bimbingan-Nya.