Pagi yang beda pada Bulan Oktober 2017. Entah apa maksud dari kecemasan yang berlebihan ini, rasa minder atau kurang percaya diri mengejekku. Padahal respon kasus adalah incaran kami selaku perkerja sosial perlindungan anak, bahkan kami selalu menjemput bola seakan merayu Pihak PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Kabupaten Poso guna mendapatkan informasi terkait klien atau ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum) agar segera kami respon. Kasus ABH di wilayah Kabupaten Poso tidak sedikit, namun masih jarang yang tercover. Hari ini Kepala Dinas lah yang ingin menemui kami selaku Pekerja Sosial Perlindungan Anak, sedang sebelumnya kami bahkan harus ikut antri jika ingin menemui beliau selaku Pimpinan. Walau tak dapat dipungkiri kedatangan dan kehadiran Pekerja Sosial di Dinas Sosial Kabupaten Poso adalah penantian sesuai pengakuannya pada pertemuan pertama kami setelah menerima SK Tugas Sakti Peksos Tahun 2017. ...