Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Sepenggal Episod

"Fir, ayolaah....!!!" bujuk rayu manja Anha pada sahabat karibnya. Masfira adalah nama lengkapnya. Seorang Remaja yang terlihat angkuh dalam kesehariannya. Padahal bagi Anha, Fira nama panggilannya adalah sosok sahabat pengertian bahkan sangat humoris. "Males!" Jawaban singkat Fira membuat Anha mesti mencari alasan yang tepat dan menyenangkan agar Fira menyetujui kemauannya. "Cuci mata, cuci mulut plus cuci dompet. Promise sista....." Anha kembali membujuk Fira dengan istilah pergaulan mereka. Cuci mata yang identik dengan segala hal yang menyenangkan untuk dipandang. Cuci mulut yang identik dengan wisata kuliner. Dan cuci dompet yang tak lain adalah shopping.   Anha adalah sosok sederhana yang tampak apatis dengan penampilannya. Anak cerdas dengan hobby membaca dan tidur. Sedikit yang mengetahuinya adalah anak konglomerat di kampungnya. Bapaknya adalah seorang Pengusaha Lintas Provinsi yang memiliki omzet triliyun/tahun. Yeah, lumayanlah dibanding...

Paham atau Faham ?

Ternyata.... Terimakasih Tuhan atas segala limpahan rahmat dan hidayah_Mu. Beberapa hari lalu, saya dan teman-teman menjenguk seorang Ibu yang tak lain adalah Ibu dari teman kami. Beliau adalah Ibu yang akrab dengan kami. Alhamdulillah...  keadaannya mulai membaik dibanding sebelumnya. Nampak dari bahasa tubuhnya yang menyambut kami dengan gurauan khususnya. "Pantas, kita absen, cuman kamorang yang belum datang.." ledek si Ibu sembari memberi tangannya untuk dicium. Kamipun larut dalam gurauan bersama keluarga Ibu tersebut. Namun, ada satu nasehat yang menuntut diri untuk mentadabburinya. ketika sang Ibu tua renta tersebut yang notabene dikenal sebgai aktivis pengajian para Ibu, menyarankan untuk membaca QS. Al-Mulk di sela pembicaraan kami tentang berita bencana di mana-mana pada awal tahun ini. *** Entah apa yang sedang kupikirkan. Membacanya merupakan target rutinitasku. Tapi, untuk mentadabburinya seakan harus punya waktu yang cukup untuk diluangkan. Sejenak kutermen...

SEDIH JUGA PENTING

sungguh mengagumkan perihal seorang mukmin. Ketika dikaruniai nikmat kemudian ia bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya. Begitupula ketika ia ditimpa musibah kemudian ia bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya. Semua adalah tuntunan Rasulullah saw yang tak pernah luput dari segala jenis kebaikan. Mengutip dari Kata Malik bin Dinar: "Segala sesuatu mempunyai penyerbukan. Kesedihan itu serbuk yang melahirkan amal shalih. Tiada seseorang yang bersabar atas amal shalih kecuali dengan kesedihan" Kesedihan dimaksud adalah kesedihan yang menjadi bahan bakar atau penyemangat untuk mengerjakan amal shalih. Keseihan yang lahir dari Muhasabah diri. Bukan hal yang sekedar lahir dari ego pribadi ataupun ratapan diri atas suatu masalah maupun ujian. Banyak diantara kita yang terjerumus oleh kesedihan berkepanjangan. kesedihan yang tak berujung. hingga tergoda oleh bisikan syaitan takni berputus asa dari Rahmat Allah. Na'udzubillahimindzalik..... Pembeda antara Kesediha...

Kekuatan Pikiran

Walau lagi sendiri namun kita bisa merasakan keramaian. Walau lagi berduka kita bisa merasakan senang ataupun sebaliknya. Jika pikiran kita tidak sesuai dengan kondisi kita. (buktikan bedanya) Perhatikan di kalangan masyarakat kita khususnya daerah pedalaman yang menjadikan mitos sebagai penguasa atas suatu hal yang nyata. Hampir suluruh masyarakat kita mangalihkan kekuatan pikirannya hanya untuk mitos. Sehingga mitos selalu berhasil . . . Terkadang kita bisa menjadi berani, takut, bahkan tak sadar karena pengaruh Pikiran. Mungkin kita sering senyum sendiri depan HP ketika membaca sms dari seseorang atau bahkan kita bisa tetawa terbahak-bahak ketika mengingat suatu kejadian yang sangat lucu ataupun sebaliknya. Seseorang bisa menangis ketika meraih kesuksesan yang sangat menggembirakan karena teringat akan jerih payah atau pahit getirnya perjuangan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Tuna wisma bisa tidur dengan nyaman walau hanya beralaskan Koran di emperan toko ataupun ...

How are today?

Seseorang yg sangat kusayangi setelah keluargaku, Makasih atas semua kebaikanmu, dlam prjalanan hidupQ, U R the 0ne oNLy who loves me with guide me to the right path I blieve that I'd been n0w it's caused by ur pray_ I felt so sory to disapointd u, buT, I always tried it_ h0w r u today ?? miss u . . . Love cuz Allah