Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Lulus

 Enam puluh hari menulis buku (60HMB). Kelas online yang saya pilih dengan kesadaran penuh. Memilih untuk mengembangkan diri. Menambah wawasan melalui kelas khusus. Diprakarsai dengan oleh seorang pegiat literasi, tokoh inspiratif, yang gayanya simple juga humble. Tulisannya daging semua. Penuh gizi dan energi positif. Dengan diskon khusus untuk kelas khusus. Kesempatan yang bagiku tidak kebetulan . Kelas kelas ini sudah sampai di batch sekian dan saya baru mendengarnya.  Lanjutan dari kelas membaca 200H. saya merasakan dampak yang tidak sedikit. Menjadi lebih bersyukur dan selalu berupaya untuk menghindari hal sia-sia. Menyadari kebodohan dan ketinggalan di usia senja. Tapi tidak ada kata terlambat bagiku. Menjadi pembelajar sepanjang hayat adalah prinsipku. Bermanfaat dan amal jariyah adalah citaku. Bertemu dengan komunitas penulis juga mimpiku. Hanya malas dan alasan yang menghambat setiap langkah. Penyesalan pasti datang di belakang. Kapan lagi, kalau tidak sekarang. Dalam...

JKT

 Saya melangkahkan kaki dengan perasaan campur aduk. Ada sedih yang harus berpisah dengan keluarga jauh di ibukota. Ada kenangan rindu yang belum selesai dilepaskan. Namun waktu menunjukkan bahwa saya harus kembali ke habitat. Melanjutkan setiap hidup untuk tetap bermanfaat hingga waktu ajal menjemput. Ada bakti yang harus ditunaikan kepada orangtua tercinta juga negara. Pagi yang selalu beda dengan susana daerah asalku. Tempatku lahir juga tinggal. Sebelum shalat shubuh. Kurang lebih empat puluh menit waktunya hampir tiba. Mentari belum waktunya untuk menampakkan dirinya. Aktifitas tidak pernah berhenti. Meski sebagian kecil masyarakat yang sudah lalu lalang dalam hiruk pikuk kehidupan kota. Saya memilih untuk menaiki bus khusus bandara setelah sebelumnya diarahkan oleh sepupuku. Ia pula yang mengantarkan ku sampai ke dalam bus ini.  Perasaan rindu kota kelahiran tetaplah terpatri di dalam dada. Saya memilih duduk di kursi bagian depan berseberangan dengan supir. Kaca depan d...

Sedekah

 "Afwan ukhti, klo bisa tolong bantu doa dan sedekah dari situ" pesan singkat dari seorang kenalan di seberang pulau. "Siap, trimakasih akhi" balasku dengan penuh syukur dan haru. Ayahku tetiba sakit di ibu kota Jakarta. Asam uratnya kambuh hingga membuatnya sulit untuk berjalan. Seorang pemuda yang saat itu tinggal bersama di salah satu penginapan menolong dan mengantarkan beliau ke rumah keluarga ayahku. Saya dan keluargaku yang tinggal di Sulawesi sangat khawatir atas kondisi ayahku. Meski penyakit ini sudah sering kambuh. Namun mengingat sulitnya untuk bergerak membuat cemas berlebihan. *** Tepatnya malam ke tujuh ramadan. Setelah melaksanakan shalat tarawih berjamaah. Saya membeli beberapa nasi bungkus. Selanjutnya menitipkan makanan tersebut kepada seorang teman pria yang sedang tugas malam. "Assalamualaikum bro" sapaku dari atas motor dan memintanya untuk berhenti. Seorang pria bertubuh sintal dengan motor bebek merah kemudian menoleh ke arah ku. Se...

Tapa

 Gadis mungil lincah dengan badan ringan. Rambut ikal potongan pendek yang beberapakali harus ditutupi atas permintaan ibunya. Berlari senang dan gembira sambil mengayunkan kaki dan tangannya. Hari ini dalam usia empat tahun kembali berjalan bersama ibunya menelusuri setiap tempat safar yang sempat dikunjungi.  Kendaraan beroda tiga itu melaju dengan kecepatan standar yang dimilikinya. Saya dan anakku duduk di tempat penumpang pada umumnya. Bagian depan dengan kapasitas dua sampai tiga orang. Kami menikmati perjalanan dan memperhatikan hampir setiap sudut. Hamparan sawah menghijau sepanjang jalan. Beberapa pohon bambu tampak mendampingi airan selokan besar disampingnya. Jembatan setapak nampak pada beberapa sisi atas bendungan tersebut. Suasana desa nyaman dan tentram. Beberapa bangunan unik layaknya peninggalan Belanda nampak dari kejauhan. Desain interior beberapa rumah nampak melestarikan warisan leluhur. Ukiran dinding yang dilengkapi jendela kayu tanpa kaca. Lebih besar b...

Gorontalo

 Gorontalo dengan segala keunikannya. Istimewa bagiku . Kota kecil yang kemudian mekar menjadi provinsi sendiri dengan perkembangannya di setiap tahun. Jika Jawa memiliki Jogja sebagai daerah istimewa. Bagiku Sulawesi punya Gorntalonj sebagai daerah istimewa. Hamparan laut dengan beragam wisata. Pasak Gunung mengelilingi kota. Menjadi pagar disetiap batas wilayah. Hiruk pikuk kendaraan beroda tiga yang ekonomis dan menjadi andalan.tersaan berkesan sangat bagi setiap pemula yang tidak memiliki hak serupa di daerahnya. *** "Macam mo kesini terus saya ini. Setiap dua Minggu begitu biar tidak ada urusan" celetuk seorang bapak paruh baya kepada temannya yang sibuk dalam kemudi bentor.  Saya yang duduk sebagai penumpang pada bagian depan bentor akhirnya mendengar dan spontan membalikkan badan. "Benar, Pak, benar. Saya juga," lanjutku tanpa kabel tersambung.  Tetiba batinku berkelabat dalam pembenaran. Ternyata bukan hanya saya yang merasakan hal ini. Saya pun sebenarnya h...

Bingung

 "maaf sayang, qadarullah kecurian rumah mama" ujar Suami melalui chat WhatsApp. "Yaa Allah😭" balasku singkat. Pupus harapan, angan dan cita. Seketika pikiran negatif berkelebat. Sekian hari berganti tahun, siang-malam kerja demi investasi. Mengejar dunia dalam hal yang tidak pasti. Investasi dunia untuk simpanan masa depan yang saya pun tidak tahu apakah akan sampai usia ku.  Ingin marah, mengamuk, menyalahkan, menghayal bahkan gemetar. Suara jauh dari lubuk hati sibuk dengan afirmasi positif. Sesungguhnya semua hanya titipan dan segalanya adalah milik Allah Swt.  Tidak ada yang luput dari kehendakNya. Bahkan sehelai daun pun tidak akan jatuh tanpa kehendakNya. Hatiku kemudian dipenuhi istighfar. Dosa apa yang kulakukan. Apakah tiga lembar kertas sekolah yang kupakai dari sisa saat cetak soal. Atau apakah dosa atas prasangka baik yang ku sengaja maupun tidak sengaja. Saya terus melanjutkan agenda untuk menyelesaikan aktifitas yang ada. Masih berkecamuk, pikiran me...

28 September

 Setiap orang akan melihat mengingat tanggal dimana sesuatu keadaan terjadi signifikan. Extim dan drastis. Manusia akan mengingatnya. Seperti bulan Agustus terkini bagi Rinjadi, 17 Agustus bagi Indonesia.   28 September adalah tanggal dimana saya dan masyarakat Palu Sigi Donggala tidak mudah untuk melupakannya. Perubahan signifikan terkait kondisi wilayah. Guncangan yangvbisa jadi kecil tapi sangat dahsyat bagi kami yang kecil. Yang hanya titik di permukaan bumi ini. Bumi yangenjadi termasuk yangbketiga terkecil dari dalam tata Surya menjadi sangat tak terhingga bagi seorang manusia. Layaknya tsetitik dalam kertas HVS Folio. Entah masih nampak atau tidak jika di planet lainnya ada kehidupan khusus.  Guncangan berpendar keseluruhan lini. Gemuruh tanah bagikan angin ribut yang menyapa. Smembuat spontanitas histeris bsahut serentak. Manusia berlari melindungi diri. Tidak peduli bagaimana keadaan dan sedang apa. Otaknya memerintahkan satu hal. Lari dan cari perlindungan. Dala...

Reuni

 Undangan reuni Akbar dalam rangka ulang tahun pondok ke-30. Rindu yang membuncah berdebar dengan seenaknya. Terbayang dua belas tahun silam saat saat menjadi santri dengan segudang aktifitas. Saya yang rindunya makin bertambah setiap hari. Namun tidak dengan amal juga preasiku. Malu menyusup jiwa , menghantui angan kosong tanpa tujuan. Alasan yang dibuat buat hampir menjerumuskan ku dalam penyesalan. Rindu yang berat sekan terhalang dengan beban moral yang datang dari dalam diri. Tidak. Belum ada yang dapat kuberikan ke pondok. Malu sama teman-teman. Hidupku belum ada peningkatan. Masih sama seperti beberapa tahun yang lalu saat pertemuan alumni dalam agenda halal bihalal. Grup keluarga besar pondok ramai terkait info reuni Akbar. Rinfora informasi hingga regutgistrasi membutuhkan konfirmasi. Panitia sibuk menyiapkan segala hal terkait hari H. agenda reuni Akbar perdana yang dilaksanakan tepat pada hari ulang tahun pondok.  Setelah agenda sebelum tertunda oleh beberapa alasan...

Rasulullah Teladan Utama

Lahir di Makkah Wafat di Madinah Dua kota suci Dengan janji pasti Seorang insan Yang jadi pilihan Penuh teladan Sepanjang zaman Fisiknya kuat Pikirannya Hebat Pekerja Ulet Langkahnya tepat Pencetak Generasi tanpa pilih kasih  Dalam setiap kisah Penuh kasih Suami tercinta juga ayah terbaik Kakek penyayang dan Mertua terbijak Jujur dan amanah dalam keseharian Sabar dan tegas dalam kepimpinan Sosok penyayang tak pandang sayang Sosok pejuang Pantang menyerah Karena Allah ia berjuang Kepada Allah ia berserah Yaa RasulAllah Yaa HabibAllah Akhlakmu agung diakui Yang Maha Agung Penuh kemuliaan mengemban risalah mulia Shalawat serta salam hanya untukmu Dari umat yang mencintaimu Merindu meski tak pernah melihatmu Sejarahmu antik kenanganmu otentik Kisah nyata menguatkan raga Menghibur jiwa dan pelipur lara Allahumma sholli alaa sayyidina Muhammad Wa'alaa aalii sayyidina Muhammad Allahumma sholli wasallim wabaarik alaaih Wa'alaa aalihii washohbihi wasallim

Nafilah 4

 Sebagaimana nabi Yakub 'a.s. yang diuji dengan diambil orang orang tersayang yang dimilikinya. Masing masing-masing punya ujian. Nabi Ibrahim a.s. yang diuji untuk meninggalkan orang-orang tercinta. Nabi Ayub a.s yangbdiuji dengan penyakit yang dideritanya. Kira-kira kamu bagian yang mana yaa.  Allah Maha pencemburu, bahasa cinta Allah kepada hamba-hamba-Nya adalah tidak dengan memberi dunia. Karena dunia yang fana ini sangat jauh lebih baik dari akhirat yang dijanjikan oleh pemilik semesta. Begitupula seorang santri yang diuji dengan rindu, sakit, dan segala hal yang membuat nya sakit juga susah. Tidak lain semua menjadi kebaikan baginya. Ditempa untuk lebih kuat dan lebih baik. Digugurkan setiap dosa hingga dikabulkan setiap do'anya. *** "Pa, so naik SPP. Banyak juga yang mau dibayar kalau menjelang kelas akhir" jelas Nafilah dalam bujuk agar ia dipindahkan. "Alhamdulillah masih ada kebun dan sapi yang bisa dijual. Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak ku...

Pejuang Shubuh

  Pejuang Shubuh   “fie, fie, fie…!” sapaku mebangunkan Fifi. Saya yang duduk disampingnya menyikut badan Fifie yang sedang larut dalam kantuk. Kepala maju mundur menyeimbangkan tubuhnya. Kantuk tak tertahan menghanyutkan tubuh dalam terjaga. Al-Qur’an ditangan jatuh keatas sajadah kemudian membuat Fifie kaget. Namun guncangan tubuh Kembali dengan ritme yang yang berayun pelan seakan mau sujud tapi enggan. Sesekali badannya berputar seperti jarum jam.   “qumii, istaiqizi!” bisikkuku sambil menepuk pahanya. Fifie kemudian membuka matanya dengan sedikit sayup. Terdengar shalawat menggema dari pelantang suara masjid pondok. Fifie kemudian bangun dari tempat duduknya untuk meminta izin ke kamar mandi. Ia mencuci mukanya dan kemudian berwuduh untuk siap melaksanakan shalat shubuh berjama’ah. Sesampainya di Mushallah Puteri, waktu mendekati iqomah. Tidak lupa melaksanakan shalat sunnah qabliyah shubuh dua rakaat. Saya senyam-senyum di sampingnya mengingat gaya Fif...

Fira

  Pagi produktif memacu setiap santri. Berkejaran dengan waktu. Tanpa peduli apakah hari ini hatimu sedang sedih atau gembira. Imanmu sedang naik atau turun. Menjadi penting untuk tidak membuang waktu dalam kesia-sia-an. Menjadi utama agar tidak menyesal dan ketinggalan.   Setelah shalat shubuh, seluruh santri menerima pembelajaran kosa kata depan teras kamar masing-masing. Alunan suara berjamaah meramaikan kesunyian awal pagi sebelum matahari terbit. Kurang lebih dua puluh menit untuk dua kosa kata baru dalam sehari.   Selanjutnya hiruk pikuk santri disibukkan oleh kegiatan pribadi masing-masing. Sebagian santri segera bergegas mandi dikarenakan harus melaksanakan piket pada hari itu. Tidak sedikit pula yang ikut bergegas karena tidak ingin terlambat masuk kelas.   Beberapa santri juga terlihat santai dan memilih belajar sebelum kemudian mengganti pakaian untuk bersiap ke ruang makan. Santai karena sudah mandi sebelum shalat shubuh. Saya selaku pengurus ...

Sholeh

 Setahun kemudian setelah mama hampir saja pergi meninggalkan kami. Yang pasti adalah belum ajal. Entah apakah doa anak kami anak anaknya yang berkelahi dengan berlomba dengan takdirnya. Hanya Allah yang Maha segalanya. Yang pasti, saya adalah orang yang belum siap melepaskan kepergian orangtuaku. Namun hari dimana ayahku ditimpa ujian yang menurutku sangat menyakitkan. Mendapatkan diskriminasi kriminalisasi hukum. Saya menangis dan sejadi jadinya. Setelah memberhentikan mobil yang keu setor setor. Setir. Saya memberhentikan mobil di pinggir jalan. Setelah menjenguk papaku di penjara. Kakaku yang saat itu juga bersamaku berhenti sejenak. Kami berhenti di pinggir jalan untuk sekedar melepas beban di dada. "Ya Allah, kasihan papaku ya Allah...Kasihan papaku yaa Allah...." ucapku dalam tangis penuh aduan kepada Yang Maha Kuasa. sejadi-jadinya. "Sudah de, sabar de, sabar, sudah, istighfar! Istighfar" bujuk kakaku yang juga sedang menangis. "Astagfirullah, astaghfir...

Shalat

 Sore yang sedikit gerah di atas bukit pondok modern. Meski air yang kekeringan, namun aktifitas pondok tetaplah berjalan seperti biasanya. Pelaksanaan shalat jamaah tepat waktu dan akan menghukum para santri yang terlambat atau datang tidak tepat pada waktunya. Saya dan Zuli yang saat itu sedang menikmati indahnya sore hari dengan pemandangan olahraga Volly puteri . Yang kemudian saya dan Zuli melanjutkan piket halaman . Setelah menyelesaikan tugas piket halaman. Waktu setempat menunjukkan selesainya kegiatan sore. Tepat pada pukul 17.00. Seluruh santri sibuk dengan kegiatan pribadi masing masing m. Dengan gayung dan ember pribadi yang dilengkapi peralatan mandi, para santri fokus mencari dan mengumpulkan air yang tersisa baik di bak umum maupun bak khusu per kelas. Saya dan Zuli yang saat itu menjadi orang orang yang beruntung. Merasakan sangat gerah dikarenakan keringat yang membasahi sekujur tubuh pasca piket halaman. Juga memang hormon badanku menunjukkan keringat yang berlebi...

Jasus

 Yuli seorang santriwati asal Palu Sulawesi Tengah.   Putri sulung dari dua bersaudara. Tanda bertubuh jangkung nan berparas cantik. Biru adalah warna kesukaannya. Masuk sebagai terdakwa dalam sebuah mahkamah sangatlah mengerikan bagi siapa saja. Begitu pula santri yang jantungnya berdegup kencang setiap selesai shalat Maghrib. Mendengarkan dakwaan atau panggilan nama ke bagian penegak disiplin. Saya yang tiap mendengar kan tidak ada namaku tertera dalam dakwaan. Sujud syukur sebelum keluar dari masjid. Sebaliknya, jika nama ki masuk dalam dakwaan. Maka sepanjang perjalanan keluar dari masjid akan dipenuhi dzikrullah mantra santri. Berbeda dengan Yuli. Harinya seakan selalu bahagia. Jarang terdengar namanya terpanggil melalui pelantang suara masjid. Saya yang menjadi salah seorang temannya sungkan bahkan seperti takut untuk mencatatnya. Padahal ia tidak pernah mengancamku sedikit pun. Namun saya akan tetap mencatatnya jika ia benar-benar melanggar dan tak ada seorangpun y...

Limit

“sini saya bantu” ujar lelaki berkulit putih sambil mengulurkan tangannya meminta botol air yang kupegang. “syukron…” jawabku singkat dengan sedikit terkejut. Lelaki bertubuh sintal tersebut kemudian mendekati teman-teman nya yang sibuk mengisi air masing masing. Saya yang saat itu memang sedang menunggu antrian mengisi air minum sangat senang dan terbantu. Meski sedikit terkejut dikarenakan bantuan seorang santri putra.  Di perjalanan pulang ke asrama setelah makan siang di ruang makan. Saya membayangkan Kembali kejadian di tempat air minum tadi. Saya ingat bahwa santri tersebut adalah salah satu anggota di komunitas Seni yang saya ikuti. Salah satu dari beberapa komunitas seni di pondok. Saat itu kami yang kurang lebih berjumlah tidak lebih dari sepuluh orang dengan satu orang Musyrif.  Musyrif adalah salah satu ustad alumni Gontor yang mengabdikan dirinya di pondok. Beliau mengajarkan kami berbagai seni dengan mengaitkan ilmu tauhid di dalamnya. Betapa Allah Maha Indah menc...

Apel tahunan

Hentakan beraturan oleh satu komando dalam tiap barisan membuat para anggota berkonsentrasi. Irama beraturan menghasilkan. Debu beterbangan pada bagian jalan pondok yang mereka lewati. Latihan baris berbaris yang dipersiapkan bukan untuk kegiatan Pramuka. Pembagian santri per wilayah yang tergabung baik putra maupun putri. Agenda tahunan ini dilaksanakan setiap awal tahun ajaran pondok. Seragam putih hitam santri memenuhi hampir tiap sudut lapangan hijau bola kaki. Dekat pintu masuk pondok yang tepat di perbatasan pagar. Lapangan dengan panjang dan lebar 8x12 tersebut menjadi arena utama agenda Apel tahunan. Parade baris berbaris setiap santri per wilayah tergabung dalam kesatuan konsulat. Saya yang datang dari daerah tetangga termasuk dalam konsulat Luar Daerah. Menempuh jarak kurang lebih 130 kilometer untuk melewati dua kabupaten kota. Saya yang datang dari pasangkayu memilih pondok ini sebagai Medan jihad. Jihad dari belenggu kebodohan dan niat untuk menghidupkan agama. Jarak yang ...

Fita punya cerita

"Ko tau Ci, saya tidak lulus pas daftar kuliah" Cerita Fita dengan penuh kejujuran. "Massa? Iyokah?" tanyaku penasaran. "Betulan, alhamdulillah ada keluarga yang bantu loloskan saya kuliah" balas Fita dengan sedikit malu dan terpaksa. Fita adalah sahabat karibku di pondok. Sekitar tujuh tahun terpisah pasca yudisium tahun 2006. Kali ini kami dipertemukan dalam acara halal bihalal keluarga besar pondok Modern. Alunan musik shalawat dan nasyid menggema dalam gedung pertemuan yang disediakan oleh Panitia Halal Bihalal. Susana gempita memenuhi ruangan sebelum acara dimulai. Hampir setiap undangan larut dalam percakapan. Tidak terkecuali saya dan Fita yang terbahak saat mengulang memori seru di pondok. Hal ini kemudian menjadi asal mula lidah Fita keseleo. Sebuah rahasia baginya yang ditutup dengan sangat rapat. Menjadi pelajaran berharga dan harapan agar tidak terjadi dengan yang lain. Tiga tahun berlalu setelah menyelesaikan pendidikan Strata Satu Fita. *** ...

Merantau 2

Bangunan sederhana layaknya sebuah lembaga pendidikan akhirnya nampak juga setelah menyusuri pinggiran sungai dengan didampingi tour guide lengkap diiringi alunan musik bambu. Kurang lebih seperti pemandangan perumahan BTN di wilayah Palu. Dipenuhi dengan beberapa perempatan. Yang mengukir lipatan simetris di benakku. Kompleks perumahan yang saling berhadapan dengan dinding campuran semen, batu juga pasir berlapiskan cat membuat nyaman untuk dilihat. Kak Aidil yang menjadi tour guide kami sepanjang perjalan mengajak kami masuk bersama di salah satu rumah. Rumah yang memiliki halaman luas di samping sebuah mushalla warga dengan di kelilingi beberapa pepohonan dan bunga-bunga dalam pot membuat rumah tersebut nampak asri. Setelah salam dan bersama dengan pemilik rumah. Ka Aidil kemudian membuka percakapan dengan seorang Wanita berjilbab nan bersahaja. Kulit kuning Langsat dan bertubuh semampai nampak ramah menyambut kami dan mempersilahkan masuk untuk duduk di ruang tamu. Kami pun duduk d...

Merantau

 Setelah menyelesaikan pendidikan selama enam tahun di pondok modern. Abahku kemudian menyekolahkan ku di salah satu pondok tepat ya di daerah Jawa Timur. Saya dan temanku syg saat itu juga disetujui oleh orangtuanya akhirnya bersama sama merantau ke wilayah Jawa . Dengan menggunakan handphone pesawat terbang sampailah kami di Bandara Juanda internasioanl airport. Dengan rasa yang bahagia akhirnya saya merasakan bagaimana bisa naik pesawat dan sampai di tanah Jawa ini.  Dengan bantuan seorang kakak Asala Sulawesi , dimana beliau sudah bertahun tahun merantau di tanah tersebut. Saya dan sahabat ku bernama Janah kemudian diantar kan ke Pondok yang dimaksud  Dengan menggunakan bus antar kabupaten, kami kemudian turun sampai di kabupaten Mojokerto. Ternyata selanjutnya kami mencari angkot jurusan kecamatan hingga sampailah kami di salah satu desa yang lebih ndeso dibandingkan tempatku sebelumnya di Sulawesi. Sawah yang terhampar sepanjang perjalan di wilayah kecamatan tersebu...

TTM 2

 Memiliki hubungan spesial semisal bersahabat dengan lawan jenis bisa menjadi motivasi tersendiri yang mendorong untuk menjadi lebih baik. Semisal tidak ingin menjadi jelek di benak Fulanah (pujaan hati) maka si Fulan akan selalu berupaya agar belajar dengan giat dan mampu beradaptasi hingga berprestasi. Selanjutnya ketika hal tersebut juga mampu mengubah si Fulan yang apatis hingga terdorong untuk menjaga penampilan dan lebih rapi, maka hal ini adalah hal yang baik untuk dilakukan. Bahas Ghazi dengan penuh semangat sebagai salah seorang tim pro dalam agenda Debat terkait virus merah jambu.  Tim kontra selanjutnya mengaitkan setiap hal negatif dengan beragam argumentasi berdasarkan dalil aqli maupun naqli. Diantaranya adalah menjawab argumen Ghazi dengan membalik pertanyaan kondisi si Fulan ketika tiba masanya sakit hati terhadap Fulanah atau putus hubungan. Tim kontra juga tidak lupa mengaitkan pembahasan  dampak negatif yang bisa berakibat fatal bagi budaya maupun agama...

Setan Usil

Riuh histeris teriakan santri puteri bergemuruh memecah asrama puteri. Bangunan penuh cahaya penerangan lampu tersebut tetap nampak seram bagi sebagian santri. Beberapa guru yang dikenal dengan ustadz dan ustadzah terlihat sibuk mendampingi santri sakit. Kali ini beda harus ditemani dengan seorang ustadz yang sibuk membacakan ayat Al-Qur'an. Gadis imut berbadan bongsor, dengan mata yang lentik menunjukkan mata yang sayu setelah beberapa kali kerasukan menurut teman teman seluruh penghuni asrama putri. Gadis tersebut menggunakan kerudung shalat untuk melindungi aurat kepalanya dan beberapa bagian tubuhnya meski tetap dengan pakaian tidur yang berlengan panjanga. Suara motor bebek berwarna biru yang bunyinyabkhas tidak seperti motor lainnya. Motor kelahiran 2011 tersebut menemani langkah seorang guru asrama putri yang dikenal galak nan bijaksana. Setelah mendaki beberapa perbukitan dengan gas yang harus dipenuhi sampai lah Ustadzah zhe di depan asrama. Teriak seseorang murid yang ter...