Langsung ke konten utama

SEDEKAHKAN HARTAMU SEBELUM AJAL MENJEPUTMU (edisi DaCil)


Assalamu alaikum Wr.Wb.
Jamaah tarwih yang berbahagia
Ketahuilah bahwa diantara keistimewaan dan kehebatan bulan suci ramadhan, Allah SWT mengistimewakan dan memuliakan orang-orang yang bersedekah di bulan ramadhan.
Kaum muslim dan muslimat yang di muliakan oleh Allah SWT.
Yakinlah dengan seyakin-yakinnya ,bahwa, setiap sesuatu yang telah kita sedekahkan di jalan Allah,asal ikhlas, jangan ragu, yakin bahwa sahnya Allah SWT akan mengganti semua itu. Hal ini Allah telah firmankan dalam Al-Qur’an:

“Dan tidaklahkalian menafkahkan sesuatu, kecuali dia akan menggantikannya.dia adalah sebaik-baik pemberi rezki”(Q.S. saba 39)
Shoimin rahimakumullah.
Allh SWT menjanjikan ganti yang besar dan berlipat ganda bagi siapa saja yang menfkahkan hartanya di jalan Allah dengan hati yang ikhlas, sebagaimana firmannya dalam Al-Qur’an:
 “Siapa yang memberika pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan memberikan imbalan berlipat ganda, dan baginya di beri pahala yang mulia.(Q.S. Al-hadid 11)
Selain itu, Allah berjanji akan melipat gandakan sedekah yang dikeluarkan oleh seseorang, seperti yang di janjikan Allah dalam firmannya:
“peumpamaan orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka di jalan Allah adalah semisal dengan sebiji gandum yang dapat menumbuhkan tujuh tangkai dan pada setiap tangkai terdapat seratus butir biji. Dan Allah melipat gandakan bagi siapa saja yang dikehendakinya, dan Allah Maha luas karunianya lagi Maha mengetahui.(Q.S Al-baqoroh 261).
Bapak Ibu saudaraku kaum Muslimin dan Muslimat, Jamaah Shalat Sunnah Tarwih dan Shalat Sunnah Witir yang saya cintai
Sekarang, semua kitakan sudah tahu, bagaimana keistimewaan dan kehebatan orang-orang yang bersedekah di bulan Ramadhan. Untuk itu, saya mengajak kita semua, mari kita hitung dan kita praktekan, hitungan pahala sesuai matematikanya Allah. Allah telah menjanjikan kepada kita semua. Siapa yang dengan ikhlas bersedekah satu dibalas tujuh ratus. Itu berarti, siapa di antara kita, mala mini dan seterusnya yang mau mensedekahkan  uangnya Rp.1.000,- (seribu rupiah) maka Alllah telah menjanjikan akan memberikan pahala dengan ganti tujuh ratus ribu rupiah.
Tapi, kasian deh loe, kalau hanya seribu, rugi donk!!! Kalau gitu, siapa yang mau kasih sedekah dua ribu rupiah, Allah ganti satu juta empat ratus ribu rupiah, kan lumayan. Siapa yang mau kasih sedekah lima ribu rupiah, Allah ganti tiga juta lima ratus ribu rupiah, kan Hebat ?!. Siapa yang mau sedekah mala mini sepuluh ribu rupiah, yakin Allah ganti tujuh juta rupiah. Insya Allah, kan lebih hebat. Begitu seterusnya Allah menjanjikan kepada kita semua. Setiap sedekah satu dibalas tujuh ratus. SubhanAllah…
Wahai orang-orang yang berpusa
Wahai orang-orang yang rindu untuk berjumpa dengan Allah
Sedekahkanlah hartamu sebelum ajal menjemputmu
Bergembiralah kamu di hadapan Tuhanmu
Di Yaumil Mahsyar saat perhitungan amalmu
Wallahul Musta’an. Jazakumullah Khairan Katsiran.
Wassalamu‘alaikum War. Wab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nikmah

Jum'at pagi September 2003, saya diajak teman meminta izin keluar pondok untuk membeli dan meminjam perlengkapan pentas seni yang akan dilaksanakan pekan depan. Saya yang tidak terbiasa keluar pondok sendiri, karena harus dan selalu dijemput orangtua atau kakak. Terjadilah gejolak dalam hati yang kemudian membuatku bimbang harus bagaimana. Di satu sisi saya berpikir bahwa hal ini adalah bagian dari tanggung jawab ku, sedangkan di sisi lainnya saya juga khawatir karena belum sempat pamit minta izin ke  orangtua kandungku. Entah bagaimana baiknya. Saya pun sudah menyampaikan kekhawatiran saya kepada teman-teman bahwa bisa jadi orangtuaku akan datang hari ini. Namun mereka pun dengan sedikit memaksa sampai membujuk ku hingga saya pun ikut pergi dengan mereka. Akhirnya saya pun memutuskan untuk pergi bersama mereka yang rencananya ketika sudah sampai di rumah teman baru memberi kabar kepada orang tuaku. Kami keluar pondok bersama setelah meminta izin ke bagian Pengasuhan santri. Sepert...

Teman tapi manja

 Senyum tulus terukir di wajahnya ketika membayangkan wajah seorang santriwati berkata jangan lupa bawa oleole dengan gaya bercanda. Ingatan tersebut kemudian mendorongnya untuk meminta kakaknya berhenti di salah satu toko campuran dalam perjalanan balik ke pondok. Sebungkus tas belanja yang berisi beberapa jajanan ringan akhirnya selesai juga ia penuhi.  Ia yang baru saja naik ke kelas V TMI setelah menyelesaikan pendidikan di kelas III at-taksifi, kemudian bergabung dengan kelas reguler yang disatukan dalam satu kelas menjadikan kehidupannya di pondok makin berwarna. Membangun keakraban dengan teman-teman yang jumlahnya lebih banyak dari kelas sebelumnya dengan beragam karakteristik. Khususnya bertemu dengan para santriwati yang tergolong supel dan humoris. Dengan alasan mengantarkan pesanan teman, ia berhasil meminta piket jaga untuk meneruskan bungkusan belanja tersebut kepada seorang santriwati sekelasnya yang bertugas menjadi pengurus syirkah (Koperasi). Dari balik dindi...

Biru 2

 Setalah sekian hari makin akrab. Kami pun selalu bercerita saling tukar pikiran atau sekedar saling curhat. Dari situlah aku sering merasa terkejut dan terkagum kagum dengan ceritanya. Ia lahir dari keluarga yang sangat sangat sederhana sekali. Ayahnya seorang pekebun dan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Mereka bersaudara enam orang. Tinggal di daerah transmigrasi.  Umurnya hanya kakak satu tahun dari ku. Menurutku kita sebaya meski aku menyebutnya dengan panggilan kakak. Namun sekedar menelisik atau kembali berpikir ke masa lalu. Dimana saat kecil rasanya aku selalu manja dan mengeluh apalagi soal makanan. Pilah pilih dan makan nasi serta lumayan sering juga makan di luar atau di restoran.  Ia menceritakan bahwa untuk perihal makan nasi saja itu sudah sangat mewah bagi mereka. Kadang mereka harus antri makan setelah ayah nya makan kemudian mereka bersaudara pun makan dengan berbagi. Adapun ibu mereka entah sudah makan atau belum sering berbohong agar anak-anak ny...